Kamis, 22 Mei 2014

Jalan Rusak Di Kecamatan Menukung


JEMBATAN BARU DIBANGUN, LANTAI SEMEN AMBLES....
NGERI, PROYEK??????
Inilah realita yang terjadi di kecamatan menukung kabupaten melawi kalimantan barat, hasil proyek pembangunan imfrastruktur sangat jauh dari apa yang di harapkan oleh warga masyarakat setempat. ketidak seriusan kinerja para oknum kontraktor dalam menangani proyek-proyek yang telah pemerintah berikan sehingga hasilnya pun sangat memprihatinkan dan bahkan ironinya tokoh-tokoh masyarakat menukung itu sendiri pun banyak yang tidak mengetahui berapa anggaran pembangunan tersebut.
inilah kondisi jembatan sungai Tukau yang merupakan
satu-satunya jalur darat jalan penghubung dari desa menuju

kota menukung yang jaraknya tidak sampai 1 KM 
dari pusat kota kecamatan menukung yang baru 
di bangun akhir-akhir ini.
Menukung, KRP
Pengawasan terhadap berbagai proyek pembangunan khususnya di Kabupaten Melawi belum maksimal. Kondisi itu berdampak terhadap rendahnya mutu proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut.


Contohnya, pembangunan jembatan yang terletak di Sungai Tukau, Desa Menukung Kota, Kecamatan Menukung, Melawi. Jembatan ini baru dibangun tahun 2013 lalu saat penunjang kelancaran MTQ Kabupaten Melawi di Menukung, tapi kini kondisi lantai jembatan yang terbuat dari beton sudah ambles, tak bisa dilalui kendaraan bermuatan berat lagi.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan, karena satu-satunya jalan darat alternatif ke Menukung. Lantai jembatan sudah ambles padahal baru dibangun. Selain itu penahan lantai yang terbuat dari kayu juga ikut patah. Kemungkinan, kerusakan disebabkan kondisi tanah semakin menurun menyebabkan kayu-kayu penahan jembatan mulai bergeser dan cor lantai yang kurang tinggi termasuk rangka besi jembatan yang kecil,” kata salah seorang warga Desa Menukung Kota, Abang Suharto, kemarin di Nanga Pinoh.

Suharto mengakui, tidak tahu berapa besar anggaran yang dikucurkan untuk membangun jembatan tersebut. Dia mengatakan, masyarakat kecewa karena lantai semen jembatan baru tersebut sudah ambles. “Mungkin pekerjanya belum pengalaman, garapannya jadi seperti ini, sehingga fondasi kurang kuat. Kondisi itu sangat membahayakan. Pengendara sepeda motor bisa kehilangan kendali dan jatuh jika tidak berhati-hati, belum lagi posisi jembatan yang menurun dan tanjakan,” ucapnya.Sumber


#Artikel terkait



Dusun: pondok bayan










Cahai kumparak adalah: air terjun di sungai mehola



0 komentar:

Posting Komentar